Inspirasi Desain Mushola dalam Rumah

Desain mushola dalam rumah – Jika anda adalah seorang muslim, maka anda memiliki kewajiban shalat lima waktu yang tidak boleh ditinggalkan. Melaksanakan shalat bersama keluarga tentu lebih efektif daripada shalat sendirian di dalam rumah. Tidak hanya efektif, pahala yang didapatkan juga tentu lebih banyak ketika kita shalat berjamaah.

Sekalipun beribadah di rumah, sebagian kita pastilah mengidamkan desain mushola di dalam rumah agar beribadah lebih terasa nikmat, meskipun beberapa orang juga nyaman melaksanakan ibadah di kamarnya masing-masing.

Adanya mushola di dalam rumah akan membuat kita lebih semangat dalam menjalankan ibadah. Selain itu, kualitas ibadah kita juga tetap terjaga. Membuat mushola minimalis di dalam rumah cukup sederhana loh.. yuk simak ulasan berikut ini:

Desain Mushola dalam Rumah Terbuka – Pilihlah ruangan yang jauh dari keramaian

Ketika beribadah, kita harus fokus dan khusyuk agar ibadah kita tidak terganggu. Maka dari itu, kita perlu memilih ruangan untuk dijadikan sebagai mushola dalam rumah yang jauh dari keramaian dan kebisingan. Misalnya, tidak memilih ruangan yang dekat dengan jalan, dapur, televisi, dan lain sebagainya.

Ukuran Mushola dalam Rumah yang ideal

Ukuran mushola dalam rumah sebaiknya menyesuaikan ukuran rumah, untuk rumah kecil type 36 & 45, ukuran mushola rumah cukup 1 x 2 m2 atau 2 x 2 m2. agar bisa digunakan untuk berjamaah.

Pada rumah dengan ukuran besar misalkan di atas 100 m2, tentu saja akan lebih leluasa dalam membuat mushola di dalam rumah, bahkan bisa ditambah tempat wudhu di sebelahnya, Mushola rumah dengan desain tempat wudhu dalam rumah yang memadai akan membuat ibadah lebih nyaman.

Hiasan dan Wallpaper mushola Rumah – Hindari elemen yang dapat mengalihkan perhatian ketika beribadah

Selain suara bising, elemen-elemen tertentu juga dapat mengaburkan kekhusyukan kita dalam beribadah, misalnya lukisan mewah di dinding dan barang-barang kesukaan. Jika kita akan memasang hiasan mushola rumah, maka hiaslah dengan elemen yang sewajarnya dan sederhana, atau bahkan tanpa elemen.

Kita bisa mengganti lukisan dengan memajang wallpaper mushola rumah berupa kaligrafi yang bertuliskan Allah dan Muhammad, ayat-ayat al-Qur’an, doa setelah shalat, lukisan ka’bah, dan lain sebagainya. Dengan demikian, nuansa mushola menjadi muncul dengan elemen-elemen yang pantas untuk dipajang, agar desain mushola dalam rumah bisa terwujud secara ideal.

Penataan sajadah yang strategis

Agar kita semakin nyaman dan semangat dalam melaksanakan ibadah, maka tatalah sajadah mushola di dalam rumah kita dan buat sestrategis mungkin. Selain menambahkan kesan ringkas dan rapi, mushola minimalis ini juga akan terlihat sedikit lebih luas dan tidak terlalu sempit.

Sediakan rak buku atau meja

Desain mushola dalam rumah juga harus memperhatikan tata letak rak buku dan meja. Rak buku atau meja di dalam mushola ini bisa kita gunakan untuk menyimpan buku-buku atau majalah islami, iqro’, al-Qur’an, kitab-kitab, dan lain sebagainya. Ini untuk memudahkan kita ketika akan belajar atau mengaji setelah selesai melaksanakan shalat.

Tidak hanya memudahkan, buku-buku dan al-Qur’an tersebut tentu menjadi lebih rapi dan tersimpan sesuai adab yang baik. Sebab, barang tersebut merupakan barang yang mulia dan kita tidak boleh sembarangan meletakkannya.

Penempatan Mushola dalam Rumah – Memanfaatkan ruang bawah tangga

Jika di dalam rumah kita tidak ada ruang kosong, maka penempatan mushola dalam rumah bisa menggunakan ruang bawah tangga sebagai mushola. Desain sebaik mungkin agar mushola terlihat lebih elegan dan cocok untuk dijadikan sebagai tempat beribadah bersama keluarga.

Menggunakan sudut ruangan yang tersisa

Banyak dari kalangan kita yang rumahnya tidak bertingkat dua, sehingga tidak ada ruang sisa di bawah tangga. Tak jarang juga kita memiliki ruangan yang pas-pasan, tetapi kita menginginkan desain mushola minimalis di rumah kita.

Manfaatkanlah sudut ruangan yang tersisa untuk dijadikan mushola minimalis. Kita dapat memberikan sekat dengan gorden, almari, triplek, dan yang lainnya. Sekalipun minimalis, namun kita bisa memiliki mushola yang pantas dengan hasil usaha kreatif kita.

Menggunakan properti dan material berbahan kayu

Sudah tidak diragukan lagi bahwa sebuah ruangan yang dibangun dengan material berbahan kayu memberikan suasana yang elegan. Tentu saja ini sangat cocok jika diterapkan pada mushola minimalis di rumah kita.

Selain itu, mushola yang terbuat dari material kayu sangat memberikan nuansa kedamaian dan ketenangan dipadukan dengan lampu kuning yang sederhana. Sehingga kita lebih menikmati ibadah, dan tentunya lebih khusyuk.

Nah cukup sederhana bukan tips-tips di atas. Kita bisa mewujudkan desain mushola minimalis di rumah untuk beribadah bersama keluarga menjadi lebih berkualitas. Selamat mencoba…